‹ Kembali

Profil Penulis

Prof. Dr. Alex Papilaya, DTPH

Profil Penulis ‹ Kembali

Prof. Dr. Alex Papilaya, DTPH

Saya adalah seorang fotografer amatir serius yang mulai menekuni fotografi pada tahun 1995 setelah saya mengikuti pelatihan fotografi Canon dengan guru fotografi Pak Kumara (almarhum). Waktu itu, saya lebih menggunakan slide untuk fotografi saya. Sudah berbagai kamera Canon saya miliki dan yang terakhir adalah Canon 5 Mark II dengan beberapa jenis lensa.

Setiap saya bepergian ke luar negeri atau tempat lain di dalam negeri, saya menyempatkan diri untuk membuat foto sehingga jumlah foto saya sekarang sudah cukup banyak.

Saya ikut menginisiasi pendirian Canon Club Indonesia dengan anggota senior Yusuf Paulus, Suheri, Januar. Saya juga adalah anggota dari The Jakarta Photographers Society dengan sekretaris jenderal Ir. Rhohan Faezi Mochtar. Anggota society ini adalah fotografer senior Soedjai Kartasasmita dan Darwis Triadi. Foto saya beberapa kali diikutsertakan dalam sejumlah pameran fotografi di Jakarta. 

Pada permulaan tahun 2014, saya berkeinginan untuk membuat foto udara dan saya membeli sebuah helikopter mainan dan bermaksud untuk menggantung kamera digital kecil untuk membuat foto dari ketinggian. Tidak berhasil, karena mengendalikan helikopter mainan cukup rumit apalagi membuat foto. Pada penerbangan pertama, helikopter sudah crash.

Setelah search di internet, saya mendapat informasi tentang quadcopter DJI Phantom dan membeli satu buah. Waktu membeli di dealer resmi DJI Phantom Hybrid-RC, saya bertemu dengan beberapa anggota komunitas DJI Phantom Indonesia yang waktu itu baru terbentuk. Setelah pertemuan itu, saya ikut dengan kegiatan komunitas. Pada saat ini, saya memiliki dua Phantom.

Saya adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang pindah ke Fakultas Kesehatan Masyarakat di mana saya pernah menjadi Dekan. Saya juga menjabat sebagai Associate Professor pada School of Public Health Boston University di mana saya mengajar selama tiga belas tahun dalam summer courses mereka. 

Saya telah membuat foto dan video udara dengan menggunakan drone di Jakarta dan sekitarnya, Lampung dan Padang. Pada akhir tahun 2014, saya ke Jepang dan mengunjungi Tokyo dan Hiroshima. Di kedua kota ini, saya juga telah membuat foto udara dengan menggunakan drone. 



comments powered by Disqus
Loading