‹ Kembali

Profil Penulis

Rudy Kurniawan (@rudycrates)

Profil Penulis ‹ Kembali

Rudy Kurniawan (@rudycrates)

Rudy Kurniawan adalah nama asli @rudycrates. Pria kelahiran Pati yang pernah menjadi pelajar teladan se-Jawa Tengah ini ini memulai hobi traveling-nya semasa kuliah. Setelah pertama kali keluar negeri, yakni ke Singapura pada 2007, Rudy memupuk harapan untuk bisa menjelajah dunia. Berbekal kuliah sebagai mahasiswa kedokteran di Universitas Indonesia, Rudy meneruskan tekadnya untuk berkeliling dunia melalui berbagai aktivitas, mulai dari mengikuti konferensi mahasiswa kedokteran, berbagai lomba, student course, pertukaran pelajar, hingga jalan-jalan di sela-sela liburan kuliah.

Sebagian kesempatan berkeliling dunia tersebut didapatkannya berkat aktivitas berorganisasi. Rudy menjadi Director of Exchange Program di AMSA (Asian Medical Students' Association) pada 2009. Selain itu, kegigihannya dalam menulis berbagai esai di bidang kesehatan berhasil membawanya menjadi salah satu perwakilan mahasiswa kedokteran Asia di Global Health Conference, Tasmania, Australia pada 2010. Pada 2011, karya penelitiannya mengantarkan dia mengikuti ISCOMS (International Student Congress of bio-Medic­al Sciences) di Groningen, Belanda dan berhasil mendapat pengharga­an sebagai presentan terbaik bidang penyakit infeksi tropis.

Setelah lulus tepat waktu dengan predikat Cum-Laude dan meraih gelar dokter umum pada 2012, Rudy mendapat penempatan internship di rumah sakit dan puskesmas di Sangatta, Kutai Timur. Berada di daerah tak menyurutkan niatnya untuk tetap bertualang. Setiap jadwal liburan yang Rudy miliki, dimanfaatkan dengan baik untuk mengikuti berbagai pelatihan kedokteran maupun jalan-jalan bersama keluarga atau sahabat.

Pengakuan akan kemampuannya bercerita didapatkannya ketika mengikuti ajang pemilihan duta lingkungan nasional yang diselenggarakan oleh HiLo. Rudy meraih predikat sebagai The Best Sociogreener Hilo Green Ambassador 2013, gelar untuk inspirator terbaik isu lingkungan di media sosial. Kemampuannya dalam mengajar dan­ bercerita akhirnya membawanya ikut bergabung dalam acara Kelas Inspirasi yang diinisiasi oleh para Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar di Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat. Selain itu, dengan talenta tersebut, Rudy tergerak mendirikan Sobat Diabet, sebuah komunitas anak muda peduli diabetes dan berbagai isu kesehatan.

Usai mengabdi di daerah selama 1 tahun, Rudy kembali ke Jakarta dan bekerja sebagai dokter umum di salah satu rumah sakit swasta. Bagi Rudy perjuangan menjadi seorang dokter belumlah selesai. Di awal 2015, Rudy berhenti bekerja dari rumah sakit swasta dan memilih fokus untuk persiapan masuk pendidikan spesialis sambil menjelajah dunia. Perjuangannya kini telah terbayar dengan baik. Rudy berhasil masuk program pendidikan dokter spesialis penyakit dalam di Fakultas Kedokteran UI. Kini Rudy telah berhasil menjelajah 30 negara dan lebih dari 200 kota di seantero dunia.

Social Media Penulis

Twitter

comments powered by Disqus
Loading