77 Mantra Meningkatkan Produktivitas Diri Ala Miliarder
| Author | : | Erlita Pratiwi |
| Category | : | Pengembangan Diri |
- Hard Cover
- Tag :
- selfimprovement
- 77mantra
Apa perbedaan antara sibuk dan produktif? Mengapa banyak orang merasa dirinya sibuk tetapi tak kunjung kaya, apalagi menjadi miliader? Temukan jawabannya pada 77 "mantra" meningkatkan produktivitas diri ala para miliader dalam buku ini yang pastinya akan membawa Anda pada kesuksesan!
- Selalu bersenang-senang setiap hari
- Jangan biarkan meja kerja kosong
- Bermimpi sepanjang hari
- Satu batu pada suatu waktu
- Berhenti lebih cepat dari sebelumnya
- Miliki kehidupan di luar pekerjaan
- Hidup adalah untuk perang
| ISBN | : | 9786023755233 |
| Tanggal Terbit | : | 13 June 2016 |
Erlita Pratiwi, Lahir di Jakarta, tanggal 4 November. Mulai aktif menulis sejak Desember 2008. Pernah menjadi kontributor di PenulisLepas.com sebelum akhirnya web itu tidak lagi aktif.
Mengawali kiprah di bidang tulis menulis dengan menulis cerita anak. Karya yang dimuat di majalah Bobo: Roti Coklat Misterius (13 Januari 2011), Teman Baru Yang Aneh (4 Agustus 2011), Hantu Pianika (8 September 2011), Kacamata Abrakadabra (20 September 2012) Ketika Rara berhenti berkicau (28 Februari 2013) dan lembaran Kompas Anak: Harta Karun Nino (28 April 2013).
Sedangkan hasil karya non fiksi yang telah dimuat: Yoghurt, si basi yang baik hati (20 Mei 2012) dan Resensi buku ‘Kura-kura sang Juara’ (2 Januari 2013). Keduanya dimuat di Lembar Kompas Anak.
Juga menulis cerpen remaja: Jaru (majalah Story, November 2013) dan skenario di Global TV dan FTV.
Selain itu telah menghasilkan sejumlah buku: Miss Bento (Novel remaja, Grasindo, November 2013), Cerita Rakyat Australia (cerita anak, Andi Publishing, November 2013), Dongeng anak-anak Italy (cerita anak, Senama Publishing, November 2013), 45 penyakit gigi dan mulut (Kesehatan, Andi Publishing, September 2013), Takoyaki Soulmate (Novel remaja, Grasindo, Mei 2013), Scary Moment (Antologi cerita horror, Indie Publishing, 2011), Lovely Lebaran (Antologi, Indie Publishing, 2010), Lovely Ramadhan (Antologi, Indie Publishing, 2010), Pengantar Susu Bertopi Merah (cerita anak, Indie Publishing, 2010)
Sebenarnya, menjadi penulis bukanlah cita-cita saya. Saya memang menikmati kegiatan menulis tetapi sebatas berkorespondensi dengan sahabat pena di dalam dan luar negeri. Sebelum menentukan pilihan kuliah, saya ikut psiko-test. Salah satu bidang yang cocok untuk saya ternyata adalah menjadi wartawan. Hanya saja, ayah saya yang pernah bekerja di sebuah surat kabar keberatan bila saya menjadi wartawan. Ya sudahlah. Saya kemudian kuliah dan bekerja di bidang yang bergelut dengan angka-angka. Kegiatan tulis menulis pun terlupakan. Toh, akhirnya saya ‘kembali’ ke keinginan awal saya, berkecimpung di dunia tulis menulis walaupun bukan dengan menjadi wartawan. Saya menikmati ‘menulis’ tapi kalau untuk disebut ‘penulis’ rasanya kok terlalu dini ya…