Ke mana arah reformasi birokrasi kita bergerak? Dan siapa yang bertanggung jawab memastikan perubahan itu tetap berada di jalur yang benar? Dalam perjalanan kariernya, penulis menyaksikan berbagai dinamika perubahan dan tata kelola organisasi yang menjadi pijakan dalam buku Menjaga Arah Reformasi: Reeksi Kepemimpinan dari Dalam Birokrasi. Buku ini mengajak pembaca melihat reformasi birokrasi dari sisi yang sering luput dari perhatian: keputusan sehari-hari yang menentukan apakah sebuah perubahan benar-benar membawa dampak atau sekadar berhenti sebagai kebijakan dan laporan. Melalui reeksi tentang kepemimpinan, tata kelola, pembelajaran organisasi, dan ketahanan nasional, buku ini menunjukkan bahwa menjaga arah reformasi bukan sekadar persoalan regulasi. Ia membutuhkan keberanian untuk membaca risiko lebih awal, memperbaiki asumsi sebelum menjadi krisis, dan memastikan setiap perubahan tetap terhubung dengan tujuan kebangsaan. Sebab, reformasi bukan pekerjaan satu institusi dan bukan pula tugas satu generasi. Ia adalah disiplin kolektif untuk menjaga agar perubahan birokrasi tetap bergerak ke arah yang benar.