Mae kembali ke Jati saba
dengan membawa mimpi-mimpi. Ia menyebar angan
tentang pekerjaan bagus, gaji besar, dan kehidupan layak di luar
negeri. Mae menebar utopia, berharap orang-orang terjebak
masuk dalam prakti k perdagangan manusia.
Mae ti dak punya pilihan. Mayor Tua, bosnya, menawan
kebebasannya. Namun, pertemuannya dengan Gao—cinta
pertamanya—sedikit banyak memengaruhi diri Mae. Bersama
Gao ia bergumul dalam romanti ka masa lalu
dan kelamnya masa depan.
Namun, hidup ti dak memberikan waktu. Mae harus segera
mengambil keputusan; menuruti perintah Mayor Tua, atau
menghilang bersama laki-laki yang begitu dicintainya.
Masalah “perdagangan” tenaga kerja Indonesia sudah sangat
sering muncul di media, tetapi novel ini mengungkapkan dengan
baik sejumlah intrik dan latar belakangnya, yang menimbulkan
ketegangan yang di sana-sini mencekam, yang bisa menyadarkan
kita tentang betapa penti ng dan rumitnya masalah sosial itu.
— Sapardi Djoko Damono, juri Sayembara Menulis
Novel DKJ 2010
| ISBN | : | 978602375815 |
| Tanggal Terbit | : | 20 March 2017 |
Lahir di Cilacap, 5 Mei 1987. Novelnya Jatisaba memenangkan Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian
Jakarta (DKJ) 2010. Novel ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk dipamerkan di Frankfurt Book Fair 2015 dan London Book Fair 2016.
Penulis memublikasikan tulisannya di jurnal ilmiah dan esai-esai di beberapa koran lokal dan nasional Indonesia. Cerpennya dimuat dalam antologi Pewaris Keturunan (Kembang Merak, 2010) dan Tahun-Tahun Penjara (DKJT, 2012). Kumpulan cerpen tunggalnya yang berjudul Lengkingan Viola Desingan Peluru pada 2012 dinobatkan sebagai buku sastra terbaik oleh Balai Bahasa Yogyakarta. Pada 2016 penulis menerbitkan kumpulan puisi bersama Asef Saeful Anwar dan Fitriawan Indrianto berjudul Angin Apa Ini Dinginnya Melebihi Rindu (2016).
Penulis menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Jurusan Ilmu Sastra, FIB UGM dan tengah menempuh studi doktoralnya di Universität Hamburg, Jerman. Penulis adalah staf pengajar di Jurusan Sastra Indonesia, FIB UGM dan dapat dihubungi di e-mail ramaydaakmal@gmail.com